Monday, July 19, 2010

Nike Total T90 Tracel Ball, Bola Resmi Liga Inggris Musim 2010-2011

Piala dunia sudah selesai, kita kembali lagi ke Liga, mencari hal hal baru dalam liga liga terbesar dunia.
Kali ini yang terbaru dari nike yaitu bola resmi baru yang akan di gunakan musim ini di Liga Inggris, Yaitu bola Nike Total T90 Tracel Ball , yang akan mengganti bola T90 Acente, namun tidak hanya Liga inggris saja yang menggunakan bola ini, liga spanyol dan italia juga akan menggunakan bola ini.
Apakah Liga super Indonesia akan juga menggunakan bola ini? kta lihat saja nanti,
Lalu apa saja ke istimewaan bola ini ? mari kita ulas
Pertama sebelum ke teknologi kita lihat harganya, bola ini dirilis resmi tgl 19 juli 2010 di jual seharga US$ 150 wew.... hampir Rp 1,5 juta, rasanya sayang kalo untuk di pakai, kalo untuk koleksi masih masuk akal, secara lapangan di kita ga cukup bagus untuk bola ini, tapi tenang seperti biasa, untuk yang berkantong pas pasan beli yang kelas 2 nya aja tapi tetep original.
Secara tidak langsung Nike tentunya mendengar tentang keluhan bola jabulani makanya dalam bola ini menggunakan tenologi tekstur mikro, mirip yang di gunakan pada bola golf, sehingga menjamin ke stabilan bola di udara dan saat memantul.
Ditambah cross-linked Nitrogen-Expanded Foam Nike yang menjamin bentuk bola serta ketahanan yang sangat baik.
Lulus uji 7 laboratorium menyangkut absorpsi dan tes lainnya yang di awasi FIFA, sehingga bola ini benar benar boal terbaik, untuk Liga terbaik di dunia.
Jadi apakah harga yang hampir Rp1,5 juta pantas untuk bola ini ? hmmmmmmmmmm
Baca Kelanjutanya - Nike Total T90 Tracel Ball, Bola Resmi Liga Inggris Musim 2010-2011

Monday, July 12, 2010

Final Piala Dunia 2010 Preang Dua Brand Besar

Boleh saja melihat dua negara saling berjuang untuk memperebutkan trofi bergengsi dunia sepak bola, boleh saja Spanyol bangga karena telah menjadi Juara dunia sepak bola, atau boleh saja Iniesta sang pencetak gol tunggal bangga karena telah menjadi pahlawan negaranya.
Tapi ada suatu hal yang luput dari pengamatan kita, bagaimana dua buah brand yang selama ini menjadi brand paling besar di dunia yaitu Nike dan Adidas, saling berebut gengsi sebagai sponsor sang juara dunia, Adidas dengan
Spanyol nya boleh jadi bangga karena menjadi apparel yang di pakai oleh tim juara, Tapi Nike dengan Belandanya walau tidak menjadi juara setidaknya Nike tetap menjadi juara dalam produktifitas mengeluarkan produk spesial.
Ada yang aneh dengan Adidas tidak seperti biasanya pada Piala Dunia kali ini tidak mengeluarkan seri khusus, Beda dengan Nike yang mengeluarkan seri ellite nya, apakah ini indikasi bahwa Adidas kalah bersaing?
Satu hal lagi yang cukup menarik, walaupun Spanyol dengan jersey Adidas meraih gelar juara, tapi sepatu yang di pakai oleh Iniesta untuk mencetak gol adalah sepatu Nike seri Ellite...
Wah apakah ini juga merupakan kekalahan lagi buat Adidas?/
Baca Kelanjutanya - Final Piala Dunia 2010 Preang Dua Brand Besar

Saturday, July 3, 2010

Stop Mesinisasi Sepak Bola

Setelah laga tim nasional Ingris bertemu dengan Timnas Jerman pada babak perdelapan final Piala Dunia 2010 kembali mencuatkan mesinisasi sepak bola, setelah gol Lampard tidak di sahkan wasit karena bola benar benar cepat dan tidak dapat di lihat dengan mata telanjang seorang wasit yang notabene sebagai manusia.
Merebak pro dan kontra tentang penggunaan chip pada bola dan sensor pada gawang untuk mencegah hal yang sama terjadi kembali.
Jika ini jadi di gunakan maka mesinisasi terjadi dalam sepak bola ini akan mengakibatkan seni dari sepak bola akan berkurang atau bahkan suatu saat nanti humanisme dalam sepak bola akan hilang, coba bayangkan
setelah penggunaan chip untuk mengesahkan gol bukan tidak mungkin wacana untuk penggunaan komputer / mesin untuk menilai offside atau tidak, setelah itu pelanggaran keras atau tidak, bisa bisa suatu saat nanti wasit akan di ganti oleh komputer / mesin bahkan lebih parah lagi suatu saat nanti perhelatan sekelas Liga Champion atau Piala dunia bisa bisa dilakukan secara virtual seperti layaknya main Play station ketakutan yang berlebihan tapi bukan hal yang tidak mungkin terjadi, ini merupakan perseden buruk.
Biarkan olah raga tetap menjadi olah raga dengan lika liku kontroversi nya, karena itu lah menarik nya olah raga khususnya sepak bola biarkan sisi humanisme tetap menjadi jiwa olahraga.
stop mesinisasi atau robotisasi untuk olah raga.

Baca Kelanjutanya - Stop Mesinisasi Sepak Bola

Friday, July 2, 2010

KELEMAHAN BOLA JABULANI ADALAH KESEMPURNAAN

Piala dunia 2010 hampir berakhir, kini memasuki fase perempat final, di awal awal kompetisi ini ada sedikit selentingan yang membuat panas kuping para ahli Adidas, mengenai teknologi yang di terapkan pada bola terbaru Adidas, yaitu Adidas jabulani yang di anggap beberapa pemain kurang stabil dan cenderung lebih liar, jika di udara bola berhenti berputar dan melengkung.
Hampir setiap perhelatan Piala dunia selalu terjadi kritikan masalah bola, namun kali ini kritikan lebih tajam di karenakan banyaknya terjadi gol gol yang cukup luar biasa, ternyata setelah di teliti kelemahan bola Adidas Jabulani terletak
pada kesempurnaan bola itu sendiri, terutama kesempurnaan bentuk bola yang hampir mendekati 99% bulat, sehingga kadang kadang membuat bola berhenti atau tertahan di udara, kesempurnaan ini di dapat karena pannel yang tidak di jahit tapi di rekatkan dan di press, bolat sempurna juga menimbulkan efek bola di tendang jika mengenai rumput dia akan lebih cepat bergerak dan sulit di antisipasi baik oleh pemain maupun penjaga gawang
Jadi siapa bilang kalo sempurna itu bagus? ternyata kesempurnaan menjadi suatu masalah, lalu apakah teknologi akan di haramkan dalam sepak bola, sehingga kita akan kembali ke masa lalu menggunakan bola pannel 5 yang di jahit? kita tunggu Piala dunia 4 tahun mendatang.
Baca Kelanjutanya - KELEMAHAN BOLA JABULANI ADALAH KESEMPURNAAN